Ditengah - tengah Pamdemi Covid-19 dan suasana bulan Suci Ramadhan dihebohkan dengan adanya maling atau kejahatan hampir setiap malam selama bulan puasa informasi adanya yang mencurigakan selalu terdengar baik melalui media sosial atau dari lisan ke lisan sehingga rasa cemas, khawatir dan resah sangat mencekam setiap malam, awalnya akan memutus mata rantai penyebaran virus corona seluruh warga masyarakat berdiam diri di rumah, saat ini bila malam tiba perkumpulan -perkumpulan masa bergerombol mengantisipasi bila ada hal - hal yang mencurigakan bisa  diantisipasi secara bersama - sama,  informasi kejahatan semakin merajalela, proses penyebaran informasi sangat cepat diterima oleh masyarakat, sehingga berbagai cara dilakukan agar perkampungan aman dari kejahatan dari mulai menjaga perbatasan, membuat portal dadakan dan posko - poska keamanan ditiap titik rawan kejahatan, antusiasme warga masyarakat akan ketertiban dan keamanan dilingkungan masih melekat kental dan patut diberi penghargaan dengan semangat perjuangan tidak merasa lelah, setiap malam menjaga keamanan memberi kenyamanan kepada keluarga dan  seluruh warga masyarakat, memperketat penjagaan terus dilakukan dengan peralatan seadanya dan kebersamaan memberantas kejahatan dibantu oleh para pemuda mejaga keamanan lingkungan.


Situasi tadi malam tersiar ada informasi mencurigakan seluruh warga dari berbagai peloksok berdatangan besatu menumpas kejahatan, situasi sempat mencekam setelah ada informasi akan ada pembobolan kesebuah rumah di wilayah Ciwulan, penyisiranan pun dilakukan berbagai titik yang dianggap tempat persembunyian, akhirnya penyisiran diberhentiakan dan tiba saatnya sahur seluruh warga pulang akan melakukan sahur.


SATLINMAS, Pemuda dan Masyarakat berjaga- jaga, untuk menjaga ketertiban dan keamanan dilingkungan, untuk memberi kenyamanan kepada seluruh lapisan masyarakat.
jangan dibuat panik dan resah tetap tenang dan waspada, segala sesuatu sudah ada yang mengatur kita semua berikhtiar. Semoga kita semua diberikan kesehatan keamanan untuk selamanya.